05 August 2017

Indonesia Meraih Dua Medali Emas dan Tiga Medali Perak di IPhO 2017

Olimpiade Fisika Internasional | International Physics Olympiad (IPhO) adalah sebuah olimpiade fisika yang di adakan setiap tahunnya untuk siswa-siswa sekolah menengah atas dan bersifat internasional. Tujuan dari International Physics Olympiad (IPhO) adalah untuk memperkuat hubungan internasional dari negara yang telah bekerja sama dalam ranah pendidikan ilmu fisika antar sekolah menengah atas.

Olimpiade Fisika Internasional (IPhO) 2017 Indonesia meraih 2 medali emas dan 3 medali perak. Suatu Prestasi yang luar bisa bagi putra putri indonesia dalam olimpiade kancah internasional.  Prestasi yang mengharumkan nama indonesia ini, medali emas yang disabet oleh Gerry Widiarto dari SMAN MH Thamrin Jakarta Timur dan Ferris Prima Hutama dari SMAK Penabur Gading Serpong. Kemudian yang menyabet  medali perak oleh Fikri Makarim Sosrianto dari SMA IT Albinaa IBS Bekasi, Bonfilio Nainggolan dari SMAN 48 Jakarta, dan Faizal Husni dari SMA Kharisma Bangsa Tangerang Selatan. 

Olimpiade Fisika Internasional | International Physics Olympiad (IPhO) 2017

Olimpiade Fisika Internasional | International Physics Olympiad (IPhO) 2017 yang diselenggarakan di yogyakarta ini 16-24 juli 2017 merupakan IPhO yang ke 48, sangat banyak peserta yang mengikuti dari ber 86 Negara 650 Peserta. Tentu saja bukan hal yang mudah untuk meraka berlima menjadi peserta IPhO dan mendapatkan medali, mereka telah memalui seleksi yang ketat mulai dari seleksi tingkat sekolah, OSN tingkat kabupaten, OSN tingkat provinsi dan menjadi sang juara OSN tingkat nasional. Kemudian dikarantina dan menjadi terpilih 5 orang terbaik untuk menjadi peserta IPhO 2017 di yogyakarta.

IPhO 2017 yang diselenggaran di indonesia tahun 2017 ini memiliki tema yang sesuai dengan tujuan pendidikan di indonesia saat ini. IPhO 2017 bertemakan  I’m Physics: Physics for Peace, Physics for a Better Future of Life (Saya Fisika: Fisika untuk Perdamaian, Fisika untuk Masa Depan yang Lebih Baik). Hal yang disampaikan Hamid Muhammad (dirjen Pendidikan Dasar dan Menengah) semakin penting bagi kita untuk memberikan setiap siswa kesempatan  belajar yang lebih luas agar mencintai ilmu pengetahuan, mengasah kompetensi dan membangun karakter sempurna  sehingga mereka dapat beradaptasi dan peduli dengan situasi lingkungannya kemudian belajar mengambil peran untuk bekerjasama ikut menjawab persoalan yang ada di dalamnya  melalui ilmu yang mereka cintai dan kuasai. Akan tercipta harmoni dan masa depan kehidupan masyarakat yang lebih baik karena generasi muda berilmu dan berkarakter.

Melihat kebelakang, 5 tahun terakhir negara-negara yang pernah menjadi tuan rumah IPhO adalah : 
  • 2012 Estonia 
  • 2013 Denmark 
  • 2014 Kazakstan2015
  • 2015 India 
  • 2016Swiss 
  • 2017 Indonesia (Yogyakarta, 16-24 Juli 2017 )

Silahkan berkomentar sesuai dengan tulisan diatas, saya akan segera membalas komentar anda.
EmoticonEmoticon